Usai Divaksin, Murid SD di Jombang Meregang Nyawa, Kades: Malam Bayu Muntah-muntah

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
murid 11a1111
Rumah duka murid SD yang tewas usai disuntik vaksin di Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang. (ist)

JOMBANG | patrolipost.com – Seorang murid kelas 6 SDN Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang meninggal dunia. Sebelumnya siswa tersebut mendapatkan vaksinasi dosis pertama jenis Pfizer. Sebelum meninggal, bocah berusia 12 tahun itu sempat demam dan muntah.

Bocah itu adalah Muhammad Bayu Setiawan, warga Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang. Bayu masih duduk di bangku kelas 6 SDN Gedangan.

Kepala Desa Jogoroto Sodirin mengatakan Bayu mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Puskesmas Mojowarno pada Senin (27/12) pagi. Selanjutnya pada tengah malam, Bayu mengalami muntah-muntah.

“Jam 12 malam muntah-muntah, pagi jam 4 (28/12) dibawa ke puskesmas, jam 5 meninggal, dimakamkan sekitar jam setengah 8,” kata Sodirin dilansir, Rabu(29/12/2021).

Sebelum jenazah Bayu dimakamkan, lanjut Sodirin, pihaknya menghadirkan anggota Polsek Mojowarno sebagai saksi. Menurutnya, keluarga korban sudah ikhlas sehingga jenazah Bayu dimakamkan tanpa diautopsi.

“Satu anggota Polsek kami minta datang untuk menyaksikan apakah keluarganya sudah ikhlas atau belum. Kalau belum kami tidak berani memberangkatkan (ke makam). Karena sudah ikhlas, berangkat,” ujarnya.

Sodirin mengaku tidak mengetahui persis Bayu mempunyai riwayat penyakit atau tidak. Menurutnya, murid kelas 6 SDN Gedangan itu selesai dikhitan pada Minggu (19/12). “Selama ini tidak sakit-sakitan,” terang Sodirin. (305/dtc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *