Dituntut 1 Tahun, Nia Ramadhani Nangis

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
nia 22222
Nia Ramadhani menangis dan mengharapkan keadilan usai dituntut 1 tahun rehabilitasi. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Nia Ramadhani menghadapi tuntutan kemarin. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), sang artis dituntut satu tahun atau 12 bulan rehabilitasi.

“Kami menuntut supaya majelis hakim memutuskan terdakwa Zein Vivanto, Ardie Bakrie dan Nia Ramadhani terbukti secara sah melakukan penyalahgunaan narkoba,” ujar JPU, Kamis (23/12/2021).

Nia Ramadhani diminta menjalani hukuman itu di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Selama ini, Nia Ramadhani dan Ardi diketahui menjalani rehabilitasi di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Kedua kepada terdakwa harus menjalani rehabilitasi 12 bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur,” lanjutnya.

Usai pembacaan tuntutan, Nia menangis. Ia keberatan akan tuntutan tersebut. Nia Ramadhani berharap putusannya bisa lebih ringan dari tuntutan. Karena ia menilai tuntutan JPU tidak sesuai dengan hasil asesmen yang direkomendasikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Ya walaupun kami sangat kaget dengan tuntutannya, kami minggu depan minta diberi keringanan karena harusnya terbantahkan dengan hasil asesmen terpadu dari BNN bahwa kami dituntut 3 bulan rehabilitasi,” ujar Nia Ramadhani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (23/12/2021).

Nia berharap majelis hakim menegakkan keadilan. Ia merasa tak pantas dapat hukuman setahun rehabilitasi.

“Tapi barusan tuntutannya tiba-tiba 12 bulan. Saya nggak tahu atas dasar apa. Mudah-mudahan kami bisa diperlakukan sama seperti yang lainnya juga dan kami mendapatkan keadilan juga di sini dan tidak dipersusah,” sambungnya.

Seperti diketahui, Nia Ramadhani ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ia diamankan bersama sopirnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 7 Juli 2021.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 0,78 gram beserta alat isapnya. Nia Ramadhani dan sopirnya pun langsung digiring ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Sementara, Ardi Bakrie menyerahkan diri ke kantor polisi ketika mendapat kabar istrinya diamankan. Kepada polisi, ia mengaku juga menggunakan barang terlarang itu. (305/dtc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *