Ancaman Varian Omicron Saat Libur Nataru, Wawali Arya Wibawa Minta Masyarakat Tidak Panik

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
wakil walikota2
Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan dan juga Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun, Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dikhawatirkan ada lonjakan kasus, terutama terkait merebaknya kasus virus baru Covid-19 varian Omicron. Dalam menghadapi masuknya varian Omicron di Kota Denpasar, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Tidak perlu panik namun tetap waspada dan hati-hati serta menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat dan disiplin,” ujar Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan dan juga Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (21/12/2021).

Bacaan Lainnya

Beberapa strategi disiapkan sebagai antisipasi menghadapi libur Nataru dan merebaknya varian baru Omicron. Hal ini lantaran pengalaman sebelumnya, dimana Kota Denpasar pernah mengalami lonjakan  virus Covid-19 varian Delta.

“Pengalaman Pemerintah Kota Denpasar pernah mengalami lonjakan  virus Covid-19 varian Delta pada akhir Juli lalu. Berbekal pengalaman itu, kami yakin akan lebih siap menghadapi varian Omicron,” terangnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, berbagai upaya digencarkan Pemerintah Kota Denpasar, salah satunya dengan mempercepat cakupan vaksinasi. Tercatat hingga Desember 2021, untuk vaksinasi dosis I di Kota Denpasar mencapai 149 persen. Sedangkan vaksinasi dosis II sebanyak 130 persen dan 120 persen vaksinasi dosis III untuk Nakes.

Selain itu, Kota Denpasar menerapkan PPKM level 2 serta diberlakukannya layanan akses vaksinasi bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Kitas.

“Sampai saat ini, masyarakat kami di Kota Denpasar cukup disiplin dan sadar dalam menerapkan Prokes, dan semoga terus dapat kami tanggulangi penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar,” tandas Arya Wibawa. (030)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *