Kondisi Terkini Pasca Gempa NTT, Sejumlah Daerah Porak Poranda, Pemkab Selayar Evakuasi Warga

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
gempa 2222
Beberapa rumah di Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, porak poranda akibat gempa bumi magnitudo 7,5 di Larantuka, NTT, Selasa (14/12). (ant/net)

MAKASSAR | patrolipost.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mengevakuasi warga ke dataran lebih tinggi setelah adanya gempa bumi magnitudo 7,5 yang terjadi di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pukul 10.20 WIB, Selasa (14/12).

Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali mengatakan, gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Larantuka cukup dekat dengan Kabupaten Kepulauan Selayar. ”Gempa itu terasa hingga ke Selayar. Banyak bangunan, rumah, dan lainnya rusak. Warga juga sudah banyak yang dievakuasi ke dataran tinggi,” ujar Basli Ali dilansir, Selasa (14/12).

Menurut Basli Ali, dampak dari gempa bumi yang dikhawatirkan mengakibatkan gelombang tsunami juga sudah diterima BPBD. BPBD Selayar juga terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta terus memperbaharui informasi lanjutan demi keamanan warga.

”Kita terus pantau informasi terbaru karena gempa ini cukup keras. Seluruh wilayah Selayar terdampak. Ada dua daerah yang kerusakannya lebih besar,” terang Basli Ali.

Basli Ali mengaku dua kecamatan yang paling terdampak, yakni Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu. Namun, dia belum bisa memastikan seberapa besar dampaknya karena jaringan komunikasi terputus.

”Dua kecamatan ini yang paling parah dampaknya. Kita tidak tahu seberapa besar kerusakan ditimbulkan, karena belum ada laporan dari sana. Jaringan komunikasi terputus saat gempa. Besok (15/12) saya akan ke sana meninjau langsung,” ucap Basli Ali.

Sebelumnya, BMKG menginformasikan lokasi gempa berada di 7.59 LS, 122.26 BT. Gempa terjadi pada kedalaman 12 kilometer. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. (305/jpc)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *