Terisolasi Puluhan Tahun, Warga Watu Co’a Menikmati Akses Jalan Baru

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
buka jalan
Warga Watu Co'a bergembira menyaksikan alat berat membuka jalan di desa mereka. (rob)

BORONG | patrolipost.com – Akses jalan baru dibuka segmen Lonto Ulu-Simpang Golo Belang, Heso, Golo Wune melewati pemukiman Watu Co’a. Dengan adanya ruas jalan baru ini, pemukiman Watu Co’a akan lebih mudah diakses. Selama ini hanya jalan setapak yang melewati pematang sawah saja menjadi jalan masuk ke Watu  Co’a.

Pantauan patrolipost.com, Jumat (10/12/2021), pembukaan ruas jalan baru tersebut hampir rampung karena sudah mencapai pemukiman warga Heso di Golo Belang.

Bacaan Lainnya

Anggaran pembukaan ruas jalan  bersumber dari Dana aspirasi APBD perubahan tahun anggaran 2021. Wakil Ketua II DPRD Manggarai Timur asal Heso,  Damu Damian saat dikonfirmasi sebulan sebelumnya menegaskan akan melanjutkan pembukaan ruas jalan baru menuju Watu Co’a. Akses jalan baru ini merupakan upaya perluasan pemukiman bagi warga kampung Heso yang berkembang pesat.

“Kita berkomitmen untuk membuka ruas jalan baru menuju Watu Co’a. Itu merupakan hasil aspirasi kami di DPRD. Dengan adanya ruas jalan baru, aktivitas perekonomian masyarakat yang bermukim di Watu Co’a tentunya lebih mudah,” jelas Damian.

Sementara itu, Kepala Desa Golo Wune, Fitalis Videlis saat ditemui di lokasi pembukaan jalan baru menyampaikan akan melanjutkan peningkatan jalan tersebut pengerasan/telford.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa kita anggarkan untuk peningkatan jalan ini dari Golo Belang sampai Watu Co’a. Minimal telford,” ungkap Fidelis.

Sementara itu, salah satu warga Watu Co’a menyampaikan terima kasih atas pembukaan jalan baru menuju pemukiman mereka. Dikatakan, selama ini mereka kesulitan saat bangun rumah terutama karena pasir dan semen tidak bisa diturunkan langsung di Watu Co’a.

“Kami merasa senang karena ke depannya bisa lebih mudah dalam segala hal yang berkaitan dengan aktivitas perekonomian. Pembangunan di pemukiman kami juga biss lebih lancar karena sebelumnya kami terkendala oleh akses jalan menuju pemukiman kami,” tandasnya. (pp04)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *