Bali Siap Jadi Tuan Rumah World Water Forum 2024

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
world water
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Governor of World Water Council Dale Jacobson di Jayasabha, Denpasar, Rabu (8/12/2021). (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Panitia Seleksi Tuan Rumah World Water Forum (WWF) 2024 berkunjung ke Pulau Bali. Seperti diketahui, Bali menjadi salah satu kandidat tuan rumah pelaksanaan event dunia 3 tahunan itu.

Kunjungan ke Pulau Bali dilakukan oleh Governor of World Water Council Dale Jacobson dan diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Rabu (8/12/2021).

Bacaan Lainnya

Koster menyatakan mendukung penuh dan memfasilitasi kegiatan WWF 2024. Ia memastikan akan memperkuat fasilitas dan infrastruktur pendukung. Event internasional seperti WWF ini diharapkan mampu menjadi upaya pemulihan Bali yang sempat terpuruk pasca pandemi Covid-19. Jadi selain menghasilkan hal-hal esensial, pertemuan tersebut juga bisa bermanfaat bagi masyarakat lokal.

“Masyarakat Bali dikenal dengan keunikan adat dan budaya dan menghormati alam. Kami punya tradisi kearifan lokal dan spiritual dalam melestarikan air dan sumbernya melalui upakara. Jadi itu cara masyarakat Bali memuliakan air,” Gubernur menjelaskan di depan Dale Jacobson.

Untuk menjaga kualitas sumber air, Koster menambahkan, dibutuhkan pertanian organik di radius tertentu dari sumber air dimaksud. Wilayah tersebut dijaga agar tidak terkena polusi dan zat kimia. Menurut gubernur tamatan ITB itu, Pemprov Bali memiliki regulasi berupa Pergub dan Perda yang mengatur pemanfaatan sumber daya air.

Dalam strategi aksinya, perlindungan sumber air di Bali diimbangi  dengan kegiatan penghijauan. Hal itu bertujuan agar  debit air yang dihasilkan tetap terjaga. Penanaman pohon dilakukan di sekitar sumber agar tidak kering dan mati.

“Jadi selain secara upacara dan adat budaya, namun juga lewat kebijakan. Inilah cara-cara Kami untuk memuliakan air dan menggunakan secara bijak,” ujarnya.

Bagi masyarakat Bali, air bukan hanya untuk mencukupi kebutuhan utama masyarakat. Tapi, juga sebagai sarana penyucian dalam upacara keagamaan. Setiap ritual keagamaan pasti mencakup unsur air.

Sementara, Governor of World Water Council Dale Jacobson yang memimpin election committee WWF 2024 mengaku terkesan, bahwa Bali secara nyata memperlihatkan bagaimana air jadi elemen penting dalam kehidupan dan juga menopang pola pembangunan di Bali.

Jacobson juga mengungkapkan, dirinya dan tim yang terdiri dari 4 orang akan meninjau kesiapan fasilitas yang akan digunakan untuk mendukung terselenggaranya ajang pertemuan dunia tiga tahunan itu.

“Saya sejujurnya sangat terkesan bagaimana air bisa jadi bagian kehidupan dan pembangunan berkelanjutan di Bali, ini kata kunci penting harus dikatakan dalam WWF nanti. Jadi sustainability adalah yang utama,” kata Dale Jacobson. (pp03)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *