Jenazah Sri Indrawati yang Dibunuh Suaminya Dipulangkan ke Lumajang

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
jenazah
Jenazah korban pembunuhan, Sri Indrawati dipulangan ke kampung halamannya di Lumajang menggunakan ambulans, Jumat (26/11) malam. (ist)

SINGARAJA | patrolipost.com – Jenazah Sri Indrawati (41), istri yang dibunuh suaminya akhirnya dipulangkan ke kampung asalnya di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Jumat (26/11) malam. Sebelumnya perawatan jenazah Sri Indrawati dilakukan oleh sejumlah relawan dari Pemuda Muhammadiyah Buleleng dan pemulangan dilakukan melalui jalur darat menggunakan ambulans milik Dompet Sosial Madani (DSM) Bali.

Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto membenarkan proses otopsi terhadap jenazah korban pembunuhan oleh Suin (39) telah selesai dilakukan oleh Tim Forensik di RSUD Buleleng. Namun demikian, hasil detil otopsi pihaknya belum menerima dan baru sebatas pemberitahuan secara lisan.

Bacaan Lainnya

“Otopsi terhadap jenazah korban (Sri Indrawati) sudah selesai dilakukan. Dan hasilnya sudah diberitahukan secara lisan, detilnya menyusul,” ucap AKBP Andrian, Sabtu (27/11).

Terkait dipulangkannya jenazah Sri Indrawati ke desa asalnya di Dusun Benel, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menurut Kasie Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya atas permintaan pihak keluarga. Menurutnya, proses pemulangan dilakukan karena semua terkait dengan korban dianggap telah selesai termasuk  otopsi.

“Untuk kepentingan proses penyidikan terhadap jenazah korban sudah dianggap tuntas sehingga penyidik menyerahkannya kepada keluarga korban,” ujarnya.

Proses penyerahan itu menurut Sumarjaya, dilakukan dengan berita acara penyerahan untuk memastikan semua berjalan sesuai prosedur.

“Ya diserahkan oleh penyidik dengan berita acara, prosedurnya memang begitu,” ucapnya.

Sementara itu, Sudarmo dari Pemuda Muhammadiyah Buleleng membenarkan pihaknya diminta oleh keluarga korban untuk merawat jenazah korban pembunuhan di Banjar Dinas Tegalantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Selasa (23/11) lalu.

Perawatan itu mulai mengambil di rumah sakit hingga memandikan jenazah korban.

“Usai proses pemandian dan dishalatkan jenazah Jumat (26/11) malam langsung dibawa menggunakan ambulans ke Lumajang,” terangnya. (625)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *