Perbekel Meninggal Akibat Laka Lantas, Desa Gerokgak Gelar Pilkel PAW

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pilkel gerokgak
Proses pemilihan perbekel melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Perbekel PAW Desa Gerokgak berlangsung, Rabu (24/11/2021). (cha)

SINGARAJA | patrolipost.com – Setelah 40 desa di Buleleng menyelenggarakan pemilihan perbekel (Pilkel), tinggal Desa/Kecamatan Gerokgak menyusul menyelesaikan proses Pilkel melalui pergantian antar waktu (PAW)  setelah kepala desa sebelumnya meninggal dunia akibat lakalantas.

Pilkel PAW di Desa Gerokgak berlangsung Rabu (24/11) diikuti tiga calon memperbutkan kursi lowong yang ditinggalkan Kadek Surata (48) yang meninggal setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan mobil minibus.

Proses pemilihan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Perbekel PAW Desa Gerokgak menetapkan tiga calon. Ketiganya yakni, nomor urut 1, Made Ginantra, nomor urut 2 I Nyoman Wijaya dan nomor urut 3 Putu Mangku. Pemlihan berlangsung melalui mekanisme voting diikuti oleh perwakilan tokoh masyarakat yang ditunjuk untuk mengikuti proses Pilkel tersebut.

Sebanyak 279 orang ditetapkan menjadi perwakilan masyarakat untuk menentukan calon perbekel yang akan memimpin Desa Gerokgak dalam beberapa tahun ke depan. Hasilnya, Made Ginantra memperoleh  7 suara, I Nyoman Wijaya meraih 123 suara dan  Putu Mangku mendapat  47 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 102 suara.

Camat Gerokgak Made Juartawan mengatakan, proses Musdesus Perbekel PAW Desa Gerokgak berlangsung dengan lancar dan sesuai tahapan. Bahkan saat penghitungan hasil akhir semua pihak menerima dan menandatangani berita acara Musdesus Pilkel PAW.

”Prosesnya berjalan lancar dan tidak ada kendala. Saat pemilihan melalui mekanisme voting dan hasilnya calon nomor urut 2 I Nyoman Wijaya berhasil meraih suara tertinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena mengatakan, proses Musdesus PAW Pilkel Desa Gerokgak telah berproses sesuai tahapan. Seluruh prosesnya telah selesai dan perbekel terpilih sudah ditetapkan melalui mekanisme voting.

“Jadi kita tinggal menunggu proses pelantikan yang dilakukan secara serentak pada 18 Desember 2021 nanti. Saat ini surat keputusan (SK) Bupati sedang diproses,” kata Jaya Sumpena.

Dengan demikian menurutnya, seluruh proses Pilkel di Buleleng telah selesai dan  berjalan sesuai tahapan yang telah disusun. Penerbitan SK Pengesahan dan pengangkatan perbekel terpilih berlangsung mulai tanggal 23 November hingga 17 Desemebar 2021. Dan lanjut pelantikan akan dilangsungkan serentak pada tanggal 18 Desember 2021.

”Kita berharap semua proses berjalan lancar hingga tahap paling akhir nanti,” tandasnya. (625)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *