Pasca Terbakar, Bangunan Sayap Sebelah Utara Pasar Kidul Bangli Akan Dibongkar

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pasar kidul1
Bangunan syap Utara Pasar Kidul yang akan dibongkar. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Pasca musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Kidul, Jumat (12/11/2021) langsung disikapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli. Dalam pertemuan yang dipimpin Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan dihadiri Wakil Bupati I Wayan Diar, OPD terkait, PHDI dan tim percepatan serta Kepala Pasar Kidul Bangli, Sabtu (13/11/2021) menghasilkan keputusan bangunan sayap sebelah Utara akan dibongkar

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi mengatakan, musibah kebakaran di Pasar Kidul kerap terjadi. Untuk itu perlu diambil langkah antisipasi agar hal tersebut tidak terulang kembali ke depannya.

Bacaan Lainnya

Kata politisi PDI-P ini menyikapi musibah kebakaran kemarin, pihaknya langsung berinsiatif melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Setelah menerima berbagai masukan sebagai solusi jangka pendek bangunan sayap sebelah Utara dibongkar.

”Pembongkaran dilakukan untuk memperlancar sirkulasi dan akses serta keamanan pasar,” ujar bupati asal Desa Sulahan Kecamatan Susut ini.

Sebut Sang Nyoman Sedana Arta karena bagunan tersebut merupakan asset pemerintah, maka butuh waktu dan proses untuk pembongkaran. Dimana mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja. Setelah itu baru dilanjutkan proses tender untuk bongkaran.

”Kami sudah perintahkan Kadisperindag agar segera urus dokumen, sehingga pembongkaran bisa cepat terlaksana,” jelasnya.

Di sisi lain Kepala Pasar Kidul Bnagli, Dewa Agung Adi Oka mengatakan, dalam pertemuan memang menghasilkan keputusan yakni bangunan sayap sebelah Utara dibongkar. Adapun pertimbangan bangunan tersebut dibongkar yakni beberapa kali terjadi kebakaran. Sumber titik api muncul di bangunan sayap sebelah Utara. Selain itu juga menyikapi masukan dari para tokoh masyarakat.

“Sebelum berdiri, bangunan sayap sebelah utara akses jalan dimanfaatkan warga Banjar Pule ngiring sesuhunan  yang berstana di Pura Bayu Geni saat piodalan di Pura Puseh Bangli,” sebutnya.

Tidak itu saja keberadaan bangunan tersebut menghalangi keberadaan Puri Bangli yang lokasi di sebelah Utara pasar.

Disinggung pasca kebakaran banyak pedagang yang berjualan di lantai bawah, kata Agung Adi Oka kebakaran yang terjadi menyebabkan aliran listrik mati. Otomatis pedagang berjualan di bawah.

“Kami tidak ada izinkan pedagang jualan di bawah dan besok pedagang dilarang lagi jualan di bawah,” tegasnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *