TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Kabupaten Gianyar

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
pkk 44444
TP PKK Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial dalam rangka “Menyapa dan Berbagi” di Kabupaten Gianyar, yang berlangsung di Wantilan Pura Dalem Kangin Tegallalang, Sabtu (6/11/2021). (kominfo/lns)

GIANYAR | patrolipost.com – TP PKK Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial dalam rangka “Menyapa dan Berbagi” di Kabupaten Gianyar, yang menyasar 120 orang terdiri dari balita gizi buruk, ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), lansia terlantar, penyandang disabilitas, dan kader PKK yang kurang mampu di Wantilan Pura Dalem Kangin Tegallalang, Sabtu (6/11/2021).

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny Putri Koster, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny Diana Dewi Agung Mayun, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gianyar Ny Dwikorawati Wisnu Wijaya, Ketua Gatriwara Kabupaten Gianyar Ny Tagel Winarta, Sekretaris TP PKK Kabupaten Gianyar Ni Wayan Sriyani, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar Dewa Ngakan Ngurah Adi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Ida Komang Upeksa, serta Ketua TP PKK Kecamatan Se-Kabupaten Gianyar.

Ny Putri Koster mengatakan dalam rangka Menyapa dan Berbagi di Kabupaten Gianyar, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan beras 3 ton dan 30 kaleng susu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di tengah kondisi pandemi dan membantu meringankan beban masyarakat. “Terutama beban perasaan, batin ketika kesehatan kita terancam, ketika perekonomian kita terpuruk,” ujar Ny Putri Koster.

Di masa pandemi kehamilan sangat penting dijaga kesehatannya, agar ketika melahirkan ibu dan bayi lahir dengan selamat, serta kesehatannya terjamin agar anak-anak yang lahir tidak berpotensi terkena stunting.

“Ini program dari pemerintah, untuk menurunkan angka stunting, bahkan kalau bisa menghilangkannya. Agar tidak lahir anak-anak yang mengalami stunting, dimana tumbuh kembang fisik dan mentalnya tidak sempurna, jadi tinggi dan berat badannya anak tidak sesuai, serta perkembangan mentalnya tidak sesuai dengan usianya,” kata Ny Putri Koster.

Guna menyukseskan program tersebut, anak dan ibu harus dijaga, tidak hanya mulai hamil hingga melahirkan, tetapi juga harus menjaga pola hidup dan pola makan calon-calon ibu.

“Sekarang banyak remaja-remaja pingin kelihatan langsing, makanya banyak melakukan diet ketat akhirnya gizinya tidak terjamin, dia langsing tapi lemas. Ketika menikah lalu hamil, ibunya saja sudah kekurangan energi kronis (KEK) bagaimana bisa menyalurkan energinya ke cabang bayi,” papar Ny Putri Koster.

Selain memberikan bantuan Ny Putri Koster juga mengajak masyarakat agar kembali mengkonsumsi makanan yang sehat dengan menata lahan pekarangan dengan menanam tanaman yang bermanfaat seperti cabai, sereh, bayam, tomat. Dimana sesuai dengan program PKK yang menyasar langsung kepada masyarakat, yang berfokus untuk membantu masyarakat, seperti apa yang dibutukan oleh masyarakat saat masa pandemi. Salah satunya menjadikan lingkungan yang indah seperti Hatinya PKK (halaman, asri, teratur, indah dan nyaman) yang dimulai dari rumah, banjar, desa masing-masing kader.

Di PKK juga ada program UP2K (usaha peningkatan pendapatan keluarga ) dimana kader PKK desa dapat merangsang ibu-ibu untuk meningkatkan pendapatannya sesuai kemampuannya. (kominfo/eka)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *