Antisipasi La Nina, BPBD Klungkung Minta Warga Lakukan Mitigasi Bencana: Waspada Pohon Tumbang dan Dahan Lapuk

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
bpbd 33333
BPBD Klungkung melakukan penebangan pohon yang rawan tumbang dan lahan lapuk sebagai antisipasi datangnya La Nina di Kabupaten Klungkung. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Mengantisipasi terjadinya La Nina yang diprediksi bakal melanda Bali. Membuat berbagai kalangan, khususnya masyarakat Klungkung bersiap siap melakukan antisipasi jika terjadi cuaca buruk.

Fenomena bakal datangnya La Nina ini diantisipasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada, Senin (1/11). Menurutnya, pada saat fenomena La Lina, yang biasanya terjadi badai dan angin kencang yang menyebabkan bencana pohon tumbang disejumlah tempat. Selain itu biasanya juga terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

“La Lina ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang, biasanya yang signifikan terjadi itu bencana pohon tumbang,” ujar Kepala BPBD Klungkung I Putu Widiada.

Sehingga ketika ada peringatan La Lina dari BMKG, pihaknya kembali aktif melakukan upaya mitigasi dengan pemangkasan pohon perindang yang akan tumbang.

“Bagi masyarakat yang di lingkungannya ada pohon yang rawan tumbang atau berbahaya, bisa melapor ke kami untuk upayakan mitigasi,” jelasnya.

Menurut Putu Widiada, fenomena ini setiap tahun terjadi di Indonesia. Justru yang lebih baik masyarakat menanggapinya dengan melakukan langkah mitigasi bencana.

“Misal saja masyarakat mulai membersihkan selokan agar tidak ada sumbatan yang menyebabkan banjir, atau memangkas pohon yang rawan tumbang,” ungkap Widiada.

Putu Widiada menambahkan, beberapa potensi bencana yang rawan terjadi di Klungkung terkait dengan potensi La Nina, seperti banjir dan tanah longsor itu dampak yang mungkin bisa terjadi.

“Beberapa kejadian hujan deras menyebabkan banjir di Klungkung, dan ini dapat dicegah dengan masyarakat mulai berbuat dengan cara membersihkan saluran selokan serta melakukan mitigasi memangkas dahan dahan pohon yang berpotensi menimbulkan bencana pohon tumbang,” pungkasnya. (855)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *