1.100 Siswa Terlibat Dalam “Paper Mob” Meriahkan HUT RI

gladi kotor
Ribuan siswa saat mengikuti gladi untuk gebyar merah putih serangkaian HUT RI ke-77, bertempat di Alun-alun Bangli, Minggu (14/8/2022). (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Sedikitnya 1.100 siswa SMP dan seluruh kepala sekolah SMP di Kabupaten Bangli dilibatkan dalam gebyar merah putih. Dimana gebyar merah putih diisi dengan aksi paper mob. Sebagai persiapan, para siswa mengikuti gladi kotor di Alun-alun Bangli, Minggu (14/8/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, Komang Pariarta mengatakan pada Peringatan HUT RI, 17 Agustus nanti, akan ditampilkan gebyar merah putih. Akan ditampilkan Tari Nusantara, paper mob.

Bacaan Lainnya

Sebut Komang Pariarta, dalam  gebyar merah putih ini setidaknya melibatkan 1.100 siswa SMP se-Kecamatan Bangli. Serta seluruh kepala SMP se-Kabupaten Bangli. “Gebyar merah putih dimaksudkan untuk mengelorakan semangat nasionalisme di seluruh kalangan, salah satunya di likungan pendidikan,” sebut Komang Pariarta, seraya menambahkan gebyar merah putih muncul dari ide Bupati Bangli.

Dari total  1.100  siswa yang terlibat, mereka terbagi menjadi beberapa tugas yakni  ada yang bertugas untuk membawa kertas (paper) merah dan putih sebanyak 900 orang, 150 siswa bertugas bawa bendera merah putih. Selain itu  ada yang bertugas membawa spanduk HUT RI dan menari.

“Paper mob siswa membuat bendera merah putih dan membentuk angka 77 yang merupakan usia kemerdekaan RI,” jelasnya.

Sedangkan untuk persiapan, kata Komang Pariarta  sebelumnya para siswa sudah lakukan persiapan di masing-masing sekolah dan untuk menyatukan gerak, maka siswa dari 6 SMP se-Kecamatan Bangli disatukan untuk latihan bersama.

“Latihan bersama  atau gladi kotor  bertujuan untuk jaga keharmonisan dan kesamaan gerak,” ujarnya.

Dalam gladi  kotor memang masih ditemukan kendala yakni belum padunya  langkah mengatur koreo para siswa.

”Untuk gladi bersih dilakukan tanggal 16 Agustus, kami berharap  siswa nantinya bisa  tampil sesuai harapan kita,” sebut  Komang Pariarta. (750)

Pos terkait